Home » Kolom SMILOKUI » PERCAYA ATAU TIDAK PERCAYA

PERCAYA ATAU TIDAK PERCAYA

SAYA membuka dan membaca cuitan (tweet) pemilik akun @mata_indigo setelah jejaring sosial ramai oleh ihwal ”ramalan” akun itu tentang pesawat yang jatuh dan dihubung-hubungkan dengan musibah Air Asia QZ8501. Saya yakin banyak di antara Anda yang seperti saya: penasaran terhadap sesuatu yang lagi diramaikan di jejaring sosial, lalu kepo, lalu bereaksi dengan cara berbeda-beda.
Lantas apakah reaksi saya terhadap isi cuitan @mata_indigo? Jawaban saya tidak penting karena tidak akan memengaruhi apa pun. Mungkin pula saya seperti sebagian orang: berada pada posisi yang ambang. Mau tidak percaya, kok kayaknya ramalannya tentang kejatuhan pesawat itu betul. Mau percaya, kok ramalannya tentang mantan presiden kita yang meninggal pada 2014 itu tidak terbukti. Ya, ini sudah 2015, dan alhamdulillah Bapak Habibie, Ibu Megawati Seokarnoputri, dan Bapak Susilo Bambang Yudhoyono masih sehat walafiat.
Tanpa mengurangi apresiasi saya kepada Anda yang mungkin sudah membaca chirpstory atau biasa disebut kultwit @mata-indigo bertanggal 21 Agustus 2014, saya nukilkan ke hadapan pembaca, terutama pada bagian interaksi dengan pemilik akun lain (tata tulis saya sesuaikan dengan kaidah bahasa Indonesia yang baku dan benar atau sila klik chirpstory.com/li/226888).
”Dan pada awal tahun 2014 saya diperlihatkan dengan sangat jelas mantan Presiden RI pada tahun ini meninggal Dunia!!! #CATAT!!!”
Pemilik akun @nyah_hall dengan mention @harapan_pasaman, membalas, ”@Mata_indigo saya catat… kita lihat tahun depan. Mudah-mudahan ada umur, insyaallah.”
Lalu @mata_indigo membalas lagi, ”@nyah_hall @harapan_pasaman ndak usah tahun depan, tahun ini kok mantan Presiden RI meninggal!!!”

***

YA, terhadap ramalan, prediksi, percenayangan, penerawangan, atau apa pun sebutannya, kita hampir selalu dihadapkan pada situasi ambang antara percaya dan tidak percaya.
Perang Troya dalam mitologi Yunani sudah diramalkan oleh Kassandra, putri Raja Priam sang Raja Troya. Kedatangan Paris si Pangeran Troya yang sebelumnya dianggap telah mati itu disambut gembira semua keluarga. Hanya Kassandra yang bereaksi lain. Dia yang dalam mitologi itu dianugerahi Apollo kemampuan meramal itu mengatakan bahwa kedatangan Paris yang membawa Helena dari Yunani akan membuat kehancuran Troya. Helena adalah istri Menelaus si Raja Sparta yang direbut Paris dan dilarikan ke Troya.
Priam dan hampir semua orang Troya menganggap ramalan Kassandra mengada-ada. Hanya ceracau seorang gadis.
”Dengarkan kalian semua, Troya akan dihancurkan oleh makhluk aneh,” teriak Kassandra lagi ketika ucapannya tidak dipercayai.
Troya memang hancur oleh serangan orang Sparta. Penghancur itu adalah ”makhluk aneh” berupa patung kuda besar dari kayu yang di dalamnya berisi tentara Sparta yang diberikan kepada Priam sebagai hadiah.
Benarlah, selain analisis akurat, perhitungan-perhitungan pasti, kehidupan kita juga dilengkapi dengan ramalan-ramalan. Dunia Barat mengenal Nostradamus yang ramalannya sering dianggap jitu, bahkan mengatasi ruang dan waktu. Dunia Jawa tidak pernah bisa melepaskan diri dari Ramalan Jayabaya. Dan hampir semua ramalan itu memakai ungkapan atau bahasa yang tidak mudah dipahami atau pasemon dalam istilah Jawa. Dan tidak semua orang bisa menafsirkan itu. ”Makhluk aneh” adalah pasemon Kassandra, dan Priam dan semua orang Troya tak bisa memahaminya lantaran mereka percaya kekuatan Troya saat itu unggul dari banyak bangsa lain.
Bahkan bila ramalan itu diungkapkan dengan bahasa yang lugas seperti cuitan @mata_indigo, tidak mudah buat kita untuk memercayainya begitu saja.
Seorang ahli perhitungan Jawa secara cuma-cuma pernah membaca kehidupan saya, dan mengungkapkannya bukan dengan pasemon. Itu pun hingga hari ini saya belum bisa memahaminya.
”Sampean itu sebaiknya berusaha dagang,” kata beliau.
Saya beranggapan bahwa sebuah perhitungan atau penerawangan hampir selalu memakai bahasa konotatif, maka bertanya, ”Dagang itu bisa ditafsirkan lebih luas? Apakah menulis atau mengajar itu bisa juga disebut berdagang, ya katakanlah dagang kata lewat tulisan dan lisan?”
”Bukan. Ini dagang yang jual barang. Bisnis.”
”Jual jasa?”
”Jual-beli barang,” tegas beliau.
Sampai hari ini, jujur saja, ada masa-masa tertentu saya memikirkan perhitungan sang ahli itu. Sebab, hingga saya menulis ini, saya belum pernah melakukan jual-beli barang. Kalau beli barang baru dan menjualnya lagi sebagai barang bukan baru sih pernah beberapa kali. Itu pun semut akan tertawa bila saya mengatakan, ”Oh saya dapat untung dari beli barang baru dan menjualnya lagi sebagai barang yang tidak baru lagi.”
Kembali ke soal ramalan atau penerawangan atau apa pun sebutannya, lebih khusus lagi cuitan @mata_indigo lainnya yang menyebut antara Januari dan Maret 2015 akan ada kejadian seperti yang menimpa Air Asia QZ8501, saya serahkan sepenuhnya kepada Anda untuk mereaksinya. Tapi kalau bisa, ingat pesan teman saya Jon Lebay. ”Misalkan saya diramal akan mengalami kebangkrutan total dan terserang sakit parah pada tahun ini, lalu waktu dan pikiran saya habis untuk memikirkan itu, percayalah wahai Kawan, saya sudah menderita sebelum ramalan itu benar-benar terbukti. Karena itu saya akan terus berusaha hidup enjoy, melakukan sesuatu yang menurut saya baik, menjaga kesehatan sembari terus berdoa agar dikuatkan Allah menghadapi apa pun.” (*)

Kolom Smilokui, Suara Merdeka 4 Januari 2015


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Pemungut Kata dari Udara

Tuit-Tuit

  • #Cerita196:CINTA-32. Manon pulang, Eva lelap. Angin santer lewat jendela. Manon merapatkan selimut dan cium keningnya, dan menutup jendela.i 1 year ago
  • #Cerita195:GENDUT. "Rekening Arya tambah gendut. Kau juga, perutmu! Meski begitu, buatku kau tetap six-pack," ujar Eva. Manon hanya ngakak. 1 year ago
  • #Cerita194:PIKIRAN. Di dalam pikiran Manon, Eva itu Putri jelita. Bahkan wajah kusut Eva seusai bangun tidur tampak begitu menawan. 1 year ago
  • #Cerita193:GERIMIS. Manon senang senang duduk di balkon saat gerimis belum menjadi hujan. Eva tak pernah alpa menyeduhkan teh untuknya. 1 year ago
  • #Cerita192:PANIK. Ada berita pesawat jatuh. Eva panik dan menelepon Manon. "Kamu tidak di pesawat, kan?" "Aku di kamar, sayang." 1 year ago

Pilih-Pilih

%d bloggers like this: