Home » Cecuit @PengendaraAngin » CECUIT CERITA 140 KARAKTER @PengendaraAngin (#120-#136)

CECUIT CERITA 140 KARAKTER @PengendaraAngin (#120-#136)

#Cerita136:NETRAL. “Brasil atau Meksiko?” tanya Manon saat nonton dengan Eva. “Pilih wasit. Siapapun yang menang, ia tetap semprat-semprit.”

#Cerita135:DEKLARASI. “Dengan ini aku nyatakan Eva pilihanku!” teriak Manon lantang. Eva tertawa, “Gayamu mirip deklarasi pendukung capres.”

#Cerita134:HARAPAN. “Aku mulai berharap,” ujar Manon. “Aku bahagia, lelakiku hidup lagi setelah kehidupan tawar tanpa rasa,” balas Eva.

#Cerita133:PUISI. “Saat merasa tidak berarti, tulislah puisi. Kau akan merasa berarti lagi,” ujar Eva mengutip film La tete la premiere.

#Cerita132:BALIHO. Sebal pada baliho capres besar di depan rumahnya, Manon ke studio foto. Esoknya orang lihat foto besar Eva di baliho itu.

#Cerita131:KONTES.Lama Manon di depan cermin. “Tak biasanya…,” kata Eva. “Sama kedua capres, gantengan mana?” “Itu pilpres, bukan kontes!”

#Cerita130:SEBAL. “Jejaring sosial penuh fitnah dan propaganda. Bikin mau muntah,” ujar Eva. Manon segera memberinya obat penangkal mual.

#Cerita129:PEMBUNUHAN KARAKTER. “Aku tak mau peran perempuan yang dibunuh kekasihnya,” teriak Eva. “Sayang, ini kan cuma film,” bujuk Manon.

#Cerita128:KAMPANYE HITAM. Eva melumuri tubuhnya dengan jelaga dan mendampingi Manon yang sedang berkampanye. “Hidup Eva!” teriak Manon.

#Cerita127:SAMA. Eva membuang koran tanpa membacanya. “Apa berita hari ini?” tanya Manon. “Tak ada. Semua sama seperti kemarin,” ujar Eva.

#Cerita126:MENYEPI. Suatu hari Manon dan Eva pergi dan mematikan ponsel mereka. “Rehat sebentar dari keriuhan,” tulis mereka di pintu rumah.

#Cerita125:MENEPI. “Aria, Tari, dan teman-teman tanya kenapa kau jarang bersama mereka,” kata Eva. “Kan lebih asyik bersamamu,” jawab Manon.

#Cerita124:ADENIUM. “Orang bilang itu gelombang cinta,” kata Eva. “Oya? Lalu manakah laut dan perahunya?” tanya Manon. “Di hatimu, Sayang.”

#Cerita123:KACAPIRING. Manon bangun, buka jendela dan memandangi pohon kacapiring. “Manon kemarilah, aku kan lebih cantik dari kacapiring.”

#Cerita122:ASOKA. Eva lihat kumbang hinggap di kuntum asoka. “Manon, Manon! Kemari dan tangkapkan kumbang itu. Aku tak mau asoka itu layu.”

#Cerita121:GERANIUM. Eva tak sepakat ide Manon memenuhi jendela kamar mereka dengan geranium. “Aku takut kau jadi tanaman menjalar, Manon.”

#Cerita120:BUAH PERSIK. Eva beli sekeranjang persik di Beijing. Manon suka buah itu. Buah sampai ke tangan Manon, Eva tak pulang-pulang.

#Cerita120:BUAH PERSIK. Di Nanjing, Eva beli sekeranjang buah persik.Manon suka buah itu. Persik tiba buat Manon tapi Eva tak pulang-pulang.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Pemungut Kata dari Udara

Tuit-Tuit

  • #Cerita196:CINTA-32. Manon pulang, Eva lelap. Angin santer lewat jendela. Manon merapatkan selimut dan cium keningnya, dan menutup jendela.i 1 year ago
  • #Cerita195:GENDUT. "Rekening Arya tambah gendut. Kau juga, perutmu! Meski begitu, buatku kau tetap six-pack," ujar Eva. Manon hanya ngakak. 1 year ago
  • #Cerita194:PIKIRAN. Di dalam pikiran Manon, Eva itu Putri jelita. Bahkan wajah kusut Eva seusai bangun tidur tampak begitu menawan. 1 year ago
  • #Cerita193:GERIMIS. Manon senang senang duduk di balkon saat gerimis belum menjadi hujan. Eva tak pernah alpa menyeduhkan teh untuknya. 1 year ago
  • #Cerita192:PANIK. Ada berita pesawat jatuh. Eva panik dan menelepon Manon. "Kamu tidak di pesawat, kan?" "Aku di kamar, sayang." 1 year ago

Pilih-Pilih

%d bloggers like this: