Home » Cecuit @PengendaraAngin » CECUIT CERITA 140 KARAKTER @PengendaraAngin (#18-#34)

CECUIT CERITA 140 KARAKTER @PengendaraAngin (#18-#34)

#Cerita34:BIDAK. Manon dan dua calon presiden ngopi dan tertawa bersama. Riuh perkelahian dua pendukung mereka terdengar sayup saja.

#Cerita33:BERGEMING. Dari balkon Manon lihat langkah Eva. Ia ingin buka pintu, senyum, memeluk dan menciumnya.Eva masuk, ia tetap di tempat.

#Cerita32:KABAR. Begitu disekap di kamar lembap dan gelap, Manon ingin menulis untuk Eva. “Sayangku, aku di hotel hangat dan penuh cahaya.”

#Cerita31:ASING-4: Eva duduk semeja bersama Tari, Manon, Aria, Tiara, Laksita. Mereka bercakap-cakap dan Eva tak mengenali bahasa mereka.

#Cerita30:KORUPSI. “Cek Rp 10 juta untukmu, dibawa Aria” SMS Manon.Di Cek itu tertulis Rp 9 juta. “Sudah, sayang,” jawab Eva, mencium Aria.

#Cerita29:KECEMASAN. Eva selalu takut setiap saat Manon akan menguap jadi angin. Lelaki itu pun takut setiap saat Eva berubah menjadi air.

#Cerita28:CINTA-11. “Eva, Kau akan mati sehari setelah menikahi Manon,” ujar cenayang itu. Sejak itu, Eva membenci para juru ramal.

#Cerita27:CINTA-10. “Pergilah denganku, Manon,” rayu Tari, mengerling manja. Manon membuang muka dan yakin wajah Eva jauh lebih cantik.

#Cerita26:ASING-3. Tiga bulan ini Manon dan Eva tak saling berbicara, bersisian di sofa, memandangi foto perkawinan telah berwarna sephia.

#Cerita25:ASING-2. “Aku pulang, sayang,” ujar Manon. Eva buka pintu dan tak mengenali lelaki itu. Manon bergeming, merasa telah salah rumah.

#Cerita24:Cinta9. Ia lihat wajahnya di cermin.Tak cantik lagi. Dari belakang, Manon memeluknya, berbisik, “Kau punya kecantikan abadi, Eva.”

#Cerita23:SAYANG. “Manon, aku pening,” ujar Eva. Manon cium keningnya, lama sekali. “Sembuh, kan?” Eva anggukkan kepalanya yang masih berat.

#Cerita22:DEMOKRASI. “Aku akan pilih Murjangkung jadi presiden,” ujar Eva. “Aku pilih Harjanto,” balas Manon. Mereka berpelukan mesra.

#Cerita21:TRAGEDI.”Ngobrol, yuk!” ajak Eva. “Aku sibuk untuk pemenangan capresku,” jawab Manon. Capresnya kalah dan Eva tak lagi mau bicara.

#Cerita20:ASING-1. Manon pulang, Eva tidur. Setiap malam. Manon lalu mulai bercakap-cakap dengan angin, dan Eva mulai menggigau dalam tidur.

#Cerita19:SENDIRIAN. Ia makan, minum, baca koran, menonton TV, dan sangat ingin ngobrol. Tak ada siapapun. Ia tatap foto presiden. Fotonya.

#Cerita18:CINTA8. “Kopi, dong,” ujar Manon. Gegas Eva ke kafe, pesan espresso. Secangkir tandas. Air matanya luruh: ia ingat Manon di rumah.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Pemungut Kata dari Udara

Tuit-Tuit

  • #Cerita196:CINTA-32. Manon pulang, Eva lelap. Angin santer lewat jendela. Manon merapatkan selimut dan cium keningnya, dan menutup jendela.i 1 year ago
  • #Cerita195:GENDUT. "Rekening Arya tambah gendut. Kau juga, perutmu! Meski begitu, buatku kau tetap six-pack," ujar Eva. Manon hanya ngakak. 1 year ago
  • #Cerita194:PIKIRAN. Di dalam pikiran Manon, Eva itu Putri jelita. Bahkan wajah kusut Eva seusai bangun tidur tampak begitu menawan. 1 year ago
  • #Cerita193:GERIMIS. Manon senang senang duduk di balkon saat gerimis belum menjadi hujan. Eva tak pernah alpa menyeduhkan teh untuknya. 1 year ago
  • #Cerita192:PANIK. Ada berita pesawat jatuh. Eva panik dan menelepon Manon. "Kamu tidak di pesawat, kan?" "Aku di kamar, sayang." 1 year ago

Pilih-Pilih

%d bloggers like this: