Home » Kolom Epilude » KESURUPAN MR BEAN

KESURUPAN MR BEAN

MESKI bermain dalam banyak peran, Rowan Atkinson adalah Mr Bean. Perannya sebagai lelaki konyol, banyak akal, menjengkelkan tapi sering bernasib buruk dan selalu bermobil mini cooper itulah yang paling dikenal, setidaknya di Indonesia. Sebagai Mr Bean, baik dalam serial televisi maupun film Bean (1997), tak ada sesi adegan dia menjadi pocong atau hantu.

Bagaimana kalau si tengil kocak itu jadi pocong? Pasti bikin orang penasaran, apalagi bila hal itu muncul dalam film Indonesia. Dan itu terbukti ketika K2K Production melansir berita tentang keterlibatan Mr Bean dalam film Mr Bean Kesurupan Depe. Lebih-lebih lagi, sebagian dari kita memang selalu termehek-mehek manakala ada bintang film asing yang mau main dalam film kita, betapa pun mereka hanya bintang film porno macam Maria Ozawa alias Miyabi, Sora Aoi, atau Tera Patrick. Film yang melibatkan mereka begitu ditunggu jauh sebelum dirilis. Kenapa? Alasannya mungkin hanya karena rasa kepenasaran belaka, bukan lantaran film-film itu memberi kepastian kualitasnya.

Tapi kasus Mr Bean berbeda dari beberapa bintang porno. Yang disebut terakhir memang benar-benar terlibat. Mr Bean yang disebut-sebut jadi lawan main Dewi Perssik dalam Mr Bean Kesurupan Depe adalah Mr Bean abal-abal alias KW.

Ketika film itu dirilis Kamis (7/6) lalu, para penonton kecewa dan merasa ditipu. Tak ada Rowan Atkinson dalam film itu. Bahkan, lelaki itu secara resmi menulis status di facebook-nya bahwa dirinya sama sekali tak terlibat dalam film tersebut. Tapi KK Dheeraj, sang produser, tetap ngeyel, ”Yang jelas ini Mr Bean dari Inggris, makanya saya beritakan. Silakan dicek ke bioskop kalau tidak percaya.”

Dan penonton memang tidak percaya, tapi mereka sudah telanjur keluar duit untuk tiket. Pun pemberitaan soal Mr Bean abal-abal ini pun sangat dimungkinkan bisa mengeruk penonton berikutnya, tentu dengan alasan yang berbeda. Kalau tadinya penasaran ingin lihat akting Rowan Atkinson, penonton yang belakangan mungkin mau membeli tiket lantaran penasaran untuk mengecek kebenaran dari kepalsuan itu.

***

BUAT saya, keabal-abalan itu semata trik dagang. KK Dheeraj sudah terbukti piawai memainkan sensasi dan kepenasaranan. Anda masih ingat perkelahian betul-betul antara Julia Perez dan Dewi Perssik saat syuting film Hantu Goyang Karawang tahun lalu? Dalam trik dagang, sering sekali aksi tipu-tipu ikut dimainkan. Dan memang, orang yang sudah melihat filmnya, merasa telah ditipu.

Prinsip orang berdagang adalah meraup keuntungan sebesar-besarnya dengan modal sesedikit mungkin. Itu aksioma yang bisa diterima dalam transaksi jual-beli. Apakah demi meraup keuntungan seorang pedagang harus tidak jujur? Entahlah. Tapi saya sering menjumpai pedagang yang hanya untuk beroleh keuntungan Rp 250 saja harus menipu. Begini, saya sering membeli tahu yang dijajakan di atas bus. Pedagangnya selalu mengatakan bahwa barang dagangannya masih segar dan baru diambil dari produsen. Harga sebungkusnya Rp 1.000. Suatu kali saya pernah iseng menanyai seorang pedagang mengenai harga kulakan per bungkusnya: Rp 750. Tapi, saya sering tidak beruntung karena memperoleh tahu yang sudah agak basi. Bagaimana bisa tahu basi dibilang masih segar?

Ini bukan ihwal uang Rp 1.000. Hanya saja, untuk dapat keuntungan Rp 250 haruskah disertai tipuan?

Ah meski begitu, saya tetap yakin masih ada pedagang-pedagang yang jujur. Tapi memang tak mudah menjadi seorang pedagang yang tidak mbujuki alias mengadali alias membohongi pembelinya. Maka, dalam Islam, pedagang yang jujur betul-betul dimuliakan. Baca saja Hadits Nabi Muhammad yang diriwayatkan Abdullah bin Umar RA: ”Seorang pedagang muslim yang jujur dan amanah (tepercaya) akan (dikumpulkan) bersama para nabi, orang-orang shiddiq, dan orang-orang yang mati syahid pada hari kiamat (nanti).”

Ya, dalam hal Mr Bean Kesurupan Depe, Dheeraj mungkin dengan sengaja melakukan tipuan pencitraan untuk memasarkan filmnya. Tentu saja dia cukup cerdik dengan hanya menyebut Mr Bean tanpa embel-embel Rowan Atkinson. Jadi, ketika dianggap menipu, hal itu bisa dijadikan dalih. Saya membayangkan dia ngeles begini: ”Saya tak pernah sebut-sebut soal Rowan Atkinson, tapi Mr Bean. Dan namanya memang Soja Bean. Karena dia orang Inggris, maka sebutannya Mr Bean. Puas?”

Dan kita yang sudah telanjur ”kesurupan” Mr Bean hanya bisa kecele. Alamak jah! (*)

(masih) Epilude, Suara Merdeka, 10 Juni 2012


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Pemungut Kata dari Udara

Tuit-Tuit

  • #Cerita196:CINTA-32. Manon pulang, Eva lelap. Angin santer lewat jendela. Manon merapatkan selimut dan cium keningnya, dan menutup jendela.i 1 year ago
  • #Cerita195:GENDUT. "Rekening Arya tambah gendut. Kau juga, perutmu! Meski begitu, buatku kau tetap six-pack," ujar Eva. Manon hanya ngakak. 1 year ago
  • #Cerita194:PIKIRAN. Di dalam pikiran Manon, Eva itu Putri jelita. Bahkan wajah kusut Eva seusai bangun tidur tampak begitu menawan. 1 year ago
  • #Cerita193:GERIMIS. Manon senang senang duduk di balkon saat gerimis belum menjadi hujan. Eva tak pernah alpa menyeduhkan teh untuknya. 1 year ago
  • #Cerita192:PANIK. Ada berita pesawat jatuh. Eva panik dan menelepon Manon. "Kamu tidak di pesawat, kan?" "Aku di kamar, sayang." 1 year ago

Pilih-Pilih

%d bloggers like this: